tugas mandiri kb cinta tanah air




KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNYA  sehingga penulis dapat menyusun Laporan Tugas Mandiri Diklat Tingkat Dasar Pendidik PAUD Kabupaten Tegal Angkatan II yang berjudul “ Meningkatkan Motorik Halus AUD untuk usia 4-5 tahun melalui permainan Play Dough “ Dapat terselesaikan dengan baik .

Penullis dalam menyelesaikaan dan menyusun laporan tugas mandiri ini atas bantuan dari berbagai pihak dengan ini kami sampaikan terima kasih kepada
1.      Kepala Dinas DIKPORA Kabupaten Tegal
2.      Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Tegal , Bpk.KARTONO ,ST
3.      Panitia Pelaksana Diklat berjenjang Tingkat Dasar , Ibu MA’RIFAH RAHAYU S.Pd .AUD
4.      Narasumber pada Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Pendidik PAUD Kabupaten Tegal Angkatan II
5.      Pembimbing Bpk.AGUS HAKIM,S.Pdi
6.      Pengelola KB Cinta Tanah Air Danasari Kec. Bojong , Bpk.KOMARUDIN,S.Pdi
7.      Peserta Diklat Tingkat Dasar Pendidik PAUD Kabupaten Tegal Angkatan II dan semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian dan penyusunan tugas mandiri.

Sudah pasti penulis menyusun laporan tugas mandiri Diklat Dasar Pendidik PAUD ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, penulis senantiasa mengharap kritik dan saran yang bersifat membangun guna penyempurnaan laporan ini dan semoga laporan ini bermanfaat bagi agama nusa dan bangsa.

Tegal,   Juni 2014


Penulis


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
Perkembangan zaman yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu membawa dampak bagi kehidupan manusia baik dampak positif seperti perbaikan kualitas hidup manusia maupun dampak negatif seperti krisis moral,turunnya nilai nilai kemanusiaan,pengembangan serta alih pengetahuan dan nilai nilai yang berlaku dalam kehidupan manusia terjadi melalui pendidikan.Selain itu melalui pendidikan pula dampak negatif dapat dicegah dan diatasi.Salah satu amanat luhur yang tercantum dalam UUD 1945 ‘’mencerdaskan kehidupan bangsa’’ bahwa setiap manusia memiliki potensi atau bakat kecerdasan.
Profesi yang paling berperan dalam dunia pendidikan adalah pendidik,pendidik mempunyai posisi vital dalam perkembangan dunia pendidikan.Jadi kualitas pendidik harus selalu ditingkatkan guna menghasilkan generasi  yang lebih baik dihari esok.
Dalam peraturan pemerintah untuk mewujudkan UUUD 1945 tersebut adalah dengan membuat UU NO 20 tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 1 butir 14 bahwa’’Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu pembinaan yang ditujukan kepada anak usia 0-6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut .
Menurut para pakar pada anak usia 0-6 tahun adalah usia keemasan atau Golden age momment. Karena pada usia ini perkembangan otak kecepatannya hingga 80% dari keseluruhan otak orang dewasa. Hal ini menunjukan bahwa seluruh potensi dan kecerdasan serta dasar perilaku seorang mulai terbentuk pada usia o-6 tahun.



1

Perkembangan anak berlangsung secara berkesinambungan yang berarti bahwa tingkat perkembangan yang dicapai pada suatu tahap diharapkan meningkat baik secara kuantitatif maupun kualitatif pada tahap selanjutnya. Walaupun perkembangan setiap anak itu berbeda satu sama lain yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berkualitas pendidikan harus dilakukan sejak dini . Satu-satunya cara untuk melaluinya dengan menyelenggarakan Lembaga pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.
Ibarat membangun sebuah rumah Paud itu sebagai pondasi atau dasar dari suatu pendidikan. Pondasi paud dengan pembelajaran harus mengembangkan potensi kecerdaasan fisik ,bahasa,kognitif,sosial emosioal dan spritual melalui pembelajaran yang aktif, inofatif,kreatif,efektif daan menyenangkan melaui bermain karena dengan bermain dapat merangsang pertumbuhan jaringan antar sel-sel daalam otak dan dapat membantu meletakan dasar kearah perkembangan sikap,pengetahuan,keterampilan,dan kreatifitas daya cipta yang diperlukan oleh anak untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan pada tahap berikutnya.
Berdasarkaan pengamatan penulis anak didik di KB.Cinta Tanah Air Danasari Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Kreatifitas anak masih rendah padahal kreatifitas hal yang sangat penting dengan kreatifitaas yang tinggi dapat meningkatkan prestasi belajar,hal ini dapat dilihat ketika anak mengerjakan tugas ketrampilan masih banyak terlihat anak yang hanya mencontoh temannya atau anak tidak mau mencoba menambah bentuk lain dari contoh yang sudah ada.Selain itu anak didik banyak yang terlihat bosan ,mengantuk,tidak fokus bahkan senang main sendiri ketika mengerjakan keterampilan lain seperti mewarnai, menjiplak,menggambar,atau menggunting. Padahal dari kegiataan ini anak dapat meningkatkan kecerdaasan anak itu sendiri ,kreatifitas dan imajinasi anakpun terlatih karenanya selain itu dapat membangun kepercayaan diri anak.




2

Berbagai upaya telah dilakukan pendidik dalam meningkatkan kreatifitas anak didik akan tetapi belun diperoleh peningkatan kreatifitas pada anak didik secara signifikan. Seorang guru atau pendidik memerlukan media pembelajaran yang dapat digunakan secara efektif dan membuat pelajaran yang lebih ,menarik sehingga anak akan lebih mudah belajar dan anak merasa aman   dan nyaman.
Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk menggunakan plaay dough dalam meningkatkan motorik halus anak.Dengan permainan ini tercipta suasana yang menyenangkan sehingga anak tidak akan merasa terbebani ,bosan,bahkan mengantuk ketika melihat playdough yang berwarna-warni


1.2   DASAR HUKUM
Adapun dasar hukum daalam penyusunan laporan ini adalah
1.      Undang Undang Dasar 1945
2.      Undang Undang NO.20 Tahun 2003 Tentang Sistem pendidikan Nasional
3.      Undang Undang NO.23 Tahun 2002 Tentang perlindungan Anak
4.      Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional
5.      Peraturan Menteri Pendidkan Nasional  No.58 Tahun 2009 Tentang Standar Pendidikan   Anak Usia Dini
6.      Peraturan Pemerintah No.16 Tahun 2007 Tentang Kualifikasi standar pendidik









3

1.3   TUJUAN
Tujuan dari penyusunan laporan ini adalah
1.3.1 Tujuan umum
1.Sebagai Persyaratan kelulusan pelatian diklat berjenjang tingkat dasar
2.untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam merencanakan dan   melaksanakan        pembelajaran secara efektif dan efisien
1.3.2 Tujuan Khusus
1.Dapat meningkatkan kreatifitas anak usia dini
2.Mempersiapkan pembelajaran secara efektif dengan mengacu pada rencana kegiatan
3.Untuk mengetahui bahwa dengan bermain dapat meningkatkan motorik halus anak
4.Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan anak melalui permainan

1.4   MANFAAT
Adapun manfaat dari  penulisan laporan ini adalah
1.4.1        Bagi anak didik
1.Anak mampu menyelesaikan tugasnya sendiri
2.Anak dapat menuangkan kretifitasnya
3.Anak dapat mencurahkan keinginannya tanpa takut salah
4.Anak mampu meningkatkan prestasi belajarnya

1.4.2        Bagi pendidik
1.Untuk menambah pengetahuan bagi pendidik
2.Untuk memotivasi para pendidik PAUD khususnya agar terus berusaha memberikan pembelajaran yang menyenangkan
3.Agar lebih kreatif dalam mengajar sehingga tidak monoton dan dapat menyenangkan bagi anak




4

1.4.3 Bagi sekolah
          1.Dapat menyelesaikan masalah pembelajaran yang terjadi disekolah
          2.Dapat meningkatkan kreatifitas dan kinerja pendidik dalam mengajar       sehingga dapat Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan




























5

BAB II
PROSES KEGIATAN

2.1 Pelaksanaan
   2.1.1 Pengembangan Judul
     Playdough adalah salah satu alat permainan edukatif dalam pembelajaran yang termasuk  Kriteria alat permainan murah dan memiliki nilai fleksibilitas dalam merancang pola pola yang
Hendakdibentuk sesuai dengan rencana dan daya imajinasi
Dilihat dari arti kata dalam kamus bahasa inggris playdough berasal dari kata play yang berarti bermain dan dough yang berarti adonan.Jadi playdough adalah bermain melalui adonan.Adonan tersebut terbuat dari adonan tepung terigu dan bahan lainnya.Sebelumnya permainan playdough memakai tanah liat atau lempung yang dibuat berbagai macam bentuk.Sedangkan sekarang permainan playdough memakai tepung terigu playdough merupakan salah satu media pembelajaran yang murah karena bahan untuk membuat playdough mudah didapat dan juga tidak membahayakan bagi kesehatan anak.
Berikut ini adalah cara membuat adonan playdough
1.Bahan
    .)2 gelas tepung terigu
    .)Air hangat secukupnya
    .)Pewarna makanan(cair),warna merah,hijau
    .)Minyak sayur dan garam halus secukupnya
2.Cara membuat playdough
    .)Campurkan semua bahan selain pewarna kedalam panci
    .)Panaskan panci dalam api kecil aduk terus sampai kalis dan tidak lengket
    .)Pindah adonan dalam nampan dan remas remas adonan sampai halus
    .)Bagi adonan lalu masukan beberapa tetes pewarna makanan lalu remas remas lagi sampai warna merata pada adonan
    .)Adonan playdough siap digunakan


6

3.Cara menggunakan
 Ambil sedikit  adonan playdough kemudian diremas lagi lalu dibentuk sesuai dengan tema dan keinginan anak sehingga anak lebih leluasa membuat bentuk sesuai keinginannya.
Gunakan warna dasar merah,kuning,hijau setelah menggunakan taruh adonan dalam plastik tertutup atau wadah kedap udara,jika adonan sedikit mengeras remas remas adonan dengan menambah sedikit air.

2.2 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan
   2.2.1 Waktu pelaksanaan kegiatan
Kegiatan tugas mandiri ini dilaksanakan selama 25 hari,mulai tanggal 24 Mei sampai dengan tanggal 21 Juni 2014
    2.2.2 Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan dilaksanakan di KB CINTA TANAH AIR yang beralamat diJalan Karanganyar Rt 09 Rw 01 Danasari Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal

2.3 Proses Kegiatan
Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu:Tahap Pengamatan,Tahap Perencanaan dan Tahap Pelaksanaan
   2.3.1 Tahap Pengamatan
Hari Senin-jumat,tanggal 26 juni-30 juni
Pengamatan yang dilakukan adalah tentang anak dan keterlibatan anak pada saat pembelajaran.Pada tahap ini pendidik melakukan observasi terhadap pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan lembar observasi kreatifitas anak.Disamping observasi pendidik menggunakan proses pembelajaran berlangsung dan untuk mengetahui kemampuan anak dalam membuat berbagai macam bentuk.





7
  
   2.3.2 Tahap P erencanaan
Hari Senin-Jumat ,tanggal 2 Juni-6 Juni
Pada tahap ini pendidik menentukan langkah langkah sebagai berikut
1.Membuat jadwal kegiatan
2. Menyusun RKH(Rencana Kegiatan Harian)
3.Menyusun lembar observasi
     2.3.3.Tahap Pelaksanaan
Hari Senin-Jumat,tanggal 9 juni-13 juni
Pada tahap ini melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai yang telah drencanakan.Kegiatan pembelajaran berhubungan dengan alat alat komunikasi.Pelaksanaan kegiatan selengkapnya sebagai berikut:
Penyambutan siswa
Pendidik menyambut kedatangan anak dengan tegur,sapa,ramah dan salam.Anak anak langsung diarahkan untuk bermain bebas dengan teman temannya sambil menunggu kegiatan dimulai.Kondisi awal yang harus diketahui pendidik dari peserta didik saat datang adalah ekspresi emosi yang menunjukan rasa nyaman ketika berada disekolah.
Kegiatan bermain dalam permainan playdough
1.Kegiatan awal (15 Menit ) diantaranya:
.)Pendidik mengkondisikan anak sebelum kegiatan
.)Pendidik memimpin doa sebelum belajar
.)Pendidik mengajak anak menyanyikan lagu”Aku Anak Paud”
2.Pijakan Lingkungan
Dilakukan dengan menata peralatan dan bahan bermain yang akan digunakan sesuai RKH dan jadwal kegiatan yang telah disusun untuk memberikan gagasan kepada anak agar dapat mengembangkan semua potensinya secara optimal.





8

Langkah langkah Kegiatan
a.       Penataan Lingkungan Bermain
Sebelum anak datang guru menyiapkan bahan dan alat bermain yang akan digunakan sesuai RKH dan jadwal kegiatan yang telah disusun untuk kelompok yang dibimbingnya. Guru menempatkan alat dan bahan main yang telah dibuat sehingga tujuan anak selama bermain dengan alat tersebut dapat dicapai
b.      Kegiatan  Sebelum Masuk Kelas
Guru menyambut kedatangan anak dengan tegur sapa senyum ramah dan salam anak-anak langsung diarahkan untuk bermain bebas dengan teman-temannya sambil menunggu kegiatan dimulai .
c.       Pengalaman Fisik
Guru membawa seluruh anak dalam lingkaran lalu mengadakan kegiatan pembuka yang akan dilaksanakan. Kegiatan pembuka dapat berupa musik gerak berbagai macam tepuk dan permainan. Selain pembukaan anak-anak diberi pendingin dengan cara bernyanyi dalam lingkaran atau main tebak-tebakan.Tujuannya agar anak kembali tenang kemudian secara bergiliran anak dipersilahkan untuk minum sambil menunggu anak minum masing-masing guru siap ditempat bermain yang sudah disiapkan untuk kelompoknya masing-masing
3. Pijakan Sebelum Main
Guru dan anak duduk melingkar guru membeli salam pada anak menanyakan kabar anak dan dilanjutkan dengan kegiatan :
a.       Guru meminta anak untuk memperhatikan temannya yang hari itu tidak hadir (mengabsen)
b.      Berdoa bersama, anak secara bergiliran memimpin doa
c.       Guru menanyakan hari tanggal bulan dan tahun
d.      Guru menyampaikan tema hari ini
e.       Guru membacakan cerita yang berkaitan dengan tema setelah selesai kemudiaan menanyakan kembali isi cerita
f.       Guru menyampaikan kegiatan bermain yang akan dilakukan oleh anak
g.      Guru mengenalkan tempat dan alat bermain yang sudah disiapkan
9

h.      Guru menyampaikan tata cara atau aturan main dan memilih kegiatan bermain
     
4. pijakan selama main
a.       Guru memastikan dan mengamati semua anak dapat melakukan kegiatan bermain
b.      Guru memberi contoh cara bermain pada anak yang belum bisa menggunakan bahan dan alat main
c.       Guru memberi dukungan berupa pernyataan positif tentang keadaan yang dilakukan anak
d.      Guru memperbanyak kosakata anak,memperluas bahasa anak dalam bermain
e.       Guru mencatat hasil yang dilakukan anaak
f.       Guru mengumpulkan hasil karya anak
5. Pijakan setelah main
a.       Apabila waktu bermain telah selesai guru memberi tahu saatnya untuk membereskan alat mainnya
b.      Setelah beres-beres anak-anak diajak duduk melingkar bersaama guru kemudiaan guru menanyakan kepada anak kegiatan bermain yang sudah dilakukan hari ini
6.Makan bersama
a.       Kegiatan makan dilakukan setiap selesai kegiatan, baik berupa jenis makanan ataupun sekali dalam sebulan sekolah menyediakan makanan tambahan
b.      Sebelum makan bersama guru mengecek apakaah ada anak yang tidak membawa makanan jika ada, anak diajak untuk mau membagi makannya
c.       Guru menjelaskan tata cara makan yang baik,sebelum makan,saat makan dan sesudah makan
d.      Selesai makan anak anak diajak untuk membereskan tempat dan bekas makanan


11

7.Penutup
  a. Setelah semua anak berkumpul membentuk lingkaran guru mengajak anak bernyanyi,guru  menyampaikan rencana kegiatan hari berikutnya
      b.Doa sesudah kegiatan dan salam penutup

2.3.4 Kegiatan selama 5 Hari
    2.3.4.1 Kegiatan tanggal 9 Juni 2014
              a.Pendidik menunjukan contoh bentuk Televisi
              b.Pendidik mengenalkan nama dan kegunaan Televisi
              c.Pendidik membuat Televisi dari playdough kemudian anak menirukan membuat
    2.3.4.2 Kegiatan tanggal 10 Juni 2014
              a.Pendidik menunjukan contoh bentuk Radio
              b.Pendidik mengenalkan nama dan kegunaan Radio
              c.Pendidik membuat Radio dari playdough kemudian anak menirukan membuat
     2.3.4.3 Kegiatan tanggal 11 Juni 2014
              a.Pendidik menunjukan contoh bentuk Handphone
              b.Pendidik mengenalkan nama dan kegunaan Handphone
              c.Pendidik membuat Handphone dari playdough kemudian anak menirukan membuat
    2.3.4.4 Kegiatan tanggal 12 Juni 2014
              a.Pendidik menunjukan contoh bentuk Komputer
              b.Pendidik mengenalkan nama dan kegunaan Komputer
              c.Pendidik membuat Komputer dari playdough kemudian anak menirukan membuat
    2.3.4.5 Kegiatan tanggal 13 Juni 2014
              a.Pendidikan menunjukan kembali contoh bentuk televisi,radio,handphone,dan komputer
              b.Tanpa diberi contoh cara membuatnya anak diberi tugas membuat salah satu dari benda tersebut

12

2.4 Hasil yang diperoleh
      Hasilyang diperoleh dari kegiatan ini adalah
      1.Dapat mengetahui minat dan bakat peserta didik dalam bermain playdough
      2.Dapat meningkatkan kreatifitas anak
      3.Dapat melatih motorik halus anak
      4.Menambah wawasan dan pengetahuan pendidik
      5.Pendidik dapat melaksanakan pembelajaran yang lebih terprogram
      6.Bermanfaat bagi pendidik 
























13















0 Response to "tugas mandiri kb cinta tanah air"

Post a Comment