kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia masih tergolong rendah

Plt Bupati Tegal, Drs Haron Bagas Prakosa MHum SLAWI - Berdasarkan Human Development Index (HDI), kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia masih tergolong rendah, dimana pada tahun 2005 Indonesia berada pada urutan ke - 109 dari 174 negara sebagai responden. Sedangkan negara ASEAN lainnya seperti Singapura berada pada peringkat 22, Brunei Darussalam peringkat 25, Malaysia peringkat 56, Thaliland peringkat 67 dan Filipina peringkat 77. Hal itu dikatakan Plt Bupati Tegal, Drs Haron Bagas Prakosa MHum saat pelaksanaan Gebyar PAUD Kabupaten Tegal tahun 2013 di Komplek Pemkab Tegal, Sabtu (1/6) lalu. Berdasarkan kenyataan itu, kata Bagas, maka perlu adanya upaya-upaya cerdas dalam meningkatkan kualitas SDM, yang dapat dimulai sejak usia dini. Karena usia dini merupakan periode awal perkembangan setiap individu. Hal ini, mengingat karena pendidikan yang diterimanya merupakan pendidikan awal yang akan mendasari pendidikan selanjutnya. "Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM bagi anak usia dini, adalah dengan menawarkan program-program diluar program yang umumnya dijalankan, khususnya pada Kelompok Bermain (KB), dengan cara yang tepat dan sesuai dengan perkembangan anak, yaitu dengan cara bermain yang baik melalui nyanyian, drama maupun rekreasi," Ungkapnya. Menurut Bagas, salah satu program pendidikan yang menjadi perhatan pemerintah saat ini adalah Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan pada jenjang ini, merupakan hal yang penting dalam mempersiapkan anak ke jenjang sekolah formal, karena PAUD merupakan sebuah sistem pendidikan yang akan melahirkan generasi cerdas dan bermoral. "Apalagi menurut para ahli, bahwa usia dini merupakan usia emas atau golden age," urai Bagas. Lebih lanjut dikatakan, ini artinya bahwa pengalama anak pada awal kehidupannya sangat menentukan, apakah anak akan mampu menghadapi tantangan dalam kehidupannya, dan menunjukan semangat tinggi untuk belajar dan berhasil dalam pekerjaannya atau justru sebaliknya. "Untuk itu, maka orang tua hendaknya dapat memanfaatkan usia emas anak ini, untuk memberikan pendidikan karakter yang baik bagi anak, sehingga anak bisa meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam kehidupannya dimasa mendatang," tegasnya. Oleh karena itu, Bagas berharap agar anak - anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Tegal, tidak hanya mengenal pendidikan saat masuk Sekolah Dasar (SD) saja, tetapi lebih dulu telah dibina pada PAUD. "Kepada para pendidik, guru, praktisi dan konsultan pendidikan anau usia dini, diharapkan dapat lebih mempersiapkan diri dan dapat meningkatkan pengetahuannya tentang asah, asih dan asuh peserta didik PAUD, sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan dengan optimal," pungkasnya. (s@n)

0 Response to " kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia masih tergolong rendah"

Post a Comment